Jakarta Fair Kemayoran (JFK) merupakan ajang pameran dan hiburan tahunan yang telah menjadi ikon perayaan ulang tahun Kota Jakarta. Bagi warga Jakarta dan sekitarnya, Jakarta Fair Kemayoran 2025 akan menjadi ajang tahunan yang tak boleh dilewatkan—paduan antara pameran perdagangan, festival budaya, dan hiburan terbesar yang siap memeriahkan ulang tahun Ibu Kota. Selama 32 hari penyelenggaraan (pengunjung akan dimanjakan dengan berbagai acara menarik seperti parade karnaval), wahana permainan anak, kontes Miss Jakarta Fair, hingga pesta kembang api spektakuler yang menjadi ciri khas acara ini.
.
Dalam menanggapi hal tersebut, Ni Made Ayu Marthini selaku Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf menyatakan bahwa pemerintah mendukung penuh pelaksanaan kegiatan WITF. Hariyadi mengungkapkan bahwa 34 asosiasi GIPI akan diaktifkan untuk memberikan dukungan pada acara ini. Selain itu, Hariyadi menyebutkan bahwa target kunjungan wisatawan mancanegara pada WITF akan disinkronkan dengan target 8,5 juta kunjungan wisman ke Indonesia di tahun 2023. Kegiatan ini akan dilanjutkan dengan eksplorasi destinasi unggulan Indonesia, yang puncaknya adalah business matching di Bali. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan dalam konferensi pers di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, kemarin, “WITF kami laksanakan untuk menyambut para buyer serta wisatawan lokal dan mancanegara agar mereka dapat melihat dan menikmati kekayaan pariwisata yang ditawarkan oleh Indonesia,” berdasarkan siaran pers Kemenpar pada Selasa (7/10).
FairPari tidak hanya memberikan bonus awal — tetapi juga halaman ini mengimplementasikan sistem promosi berkelanjutan untuk pemain yang aktif. Dengan metode ini, akses akan tetap terjaga stabil tanpa merubah informasi akun. Begitu langkah ini selesai, pengguna langsung bisa melakukan deposit dan bermain di akun mereka. Registrasi dirancang agar dapat diselesaikan dalam waktu singkat — dengan beberapa opsi akses yang fleksibel tersedia.
Dirinya menyampaikan bahwa selain dari destinasi di provinsi tempat penyelenggaraan, lima DPSP juga akan turut dipromosikan. Selain itu, WITF 2024 juga menghadirkan berbagai seminar dan talkshow yang membahas tren terbaru dalam industri pariwisata global dan inovasi dalam strategi pemasaran destinasi-destinasi unggulan RI. Pameran dagang business to business (B2B) ini dilaksanakan langsung di Swissotel PIK 2.
Jakarta Fair telah tumbuh menjadi pameran multiproduk terbesar di Asia Tenggara (menampilkan berbagai sektor termasuk industri), UMKM, otomotif, elektronik, fashion, kuliner, serta seni dan hiburan. Sebelumnya, Budi Tirtawisata selaku Ketua Steering Committee WITF 2024 menyatakan bahwa event berskala global ini akan menghadirkan 195 pembeli dari 38 negara. Kami berharap kehadiran para pembeli dari berbagai negara dapat menciptakan manfaat bagi kedua belah pihak, baik untuk pelaku industri di Indonesia maupun di luar negeri,” tambahnya.
“Semarak Jakarta Fair Kemayoran akan semakin terasa dengan melimpahnya hiburan yang kami hadirkan,” kata Ralph. Marketing Director PT JIEXPO, Ralph Sceunemann, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mulai melakukan persiapan intensif menyambut event akbar ini. Meskipun angka tersebut berselisih Rp 300 juta dari total target transaksi Rp 3 miliar (tambahnya), tetapi pameran perjalanan ini berhasil membantu mengenalkan destinasi wisata lokal ke masyarakat setempat.

Traveler juga bisa berburu promo dari BCA sebagai Bank Partner (yang akan menyediakan cashback), serta kemudahan pembayaran seperti Cicilan 0%, potongan harga khusus, extra voucher untuk belanja di BCA Expoversary 2025 yang berlangsung di lokasi dan hari yang sama. “Sebagai ajang pameran wisata terbesar di Indonesia (kami berharap bisa mengakomodasi kebutuhan pelaku industri pariwisata), serta semakin banyak menampilkan destinasi wisata mancanegara maupun domestik dan mendukung kemajuan industri pariwisata di Indonesia, karena Indonesia memiliki potensi destinasi pariwisata dan wisatawan yang sangat besar,” tambah Pauline. “Ide mengenai IPF sudah dicanangkan sejak tahun 2019 saat JIPFest baru pertama digelar. Sebenarnya dibuat Indonesia Photo Fair (karena di luar negeri ada banyak bursa foto. Ada Paris Photo), Photo London, dan Milan Image Art Fair, untuk berpartisipasi di sana harus ada yang mewakili, umumnya sih galeri tapi aku berharap bisa tumbuh dari sini (IPF),” tutur Chris saat diwawancarai redaksi detikcom, belum lama ini.
Bisnis.com, JAKARTA – Wonderful Indonesia Tourism Fair 2025 telah resmi digelar dan akan berlangsung selama empat hari mulai Kamis hingga Minggu, 9-12 Oktober 2025 di NICE PIK 2. Dipilihnya Yogyakarta sebagai venue acara ini tentu bukan tanpa alasan. Artinya (tujuan liburan sudah pasti dalam negeri), bukan internasional. Ini tentunya menjadi waktu yang tepat untuk merencanakan liburan impian (baik sendiri), bersama pasangan, teman, maupun keluarga. Dikutip dari akun Instagram @kemenpar.ri, menyambut datangnya libur Natal dan tahun baru, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata RI menggelar acara Bangga Berwisata di Indonesia BBWI Travel Fair 2025.
Tahun ini (WITF akan mengusung konsep green event dengan perhitungan carbon footprint secara profesional), menjadikan pameran pariwisata ini semakin relevan dengan tren keberlanjutan. WITF 2025 dijadwalkan berlangsung pada 10–12 Oktober 2025 di Nusantara Indonesia Convention Exhibition (NICE) Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 — Jakarta. Tak hanya area Photo Fair yang berada di lantai dua dijual dengan harga mulai Rp 250 ribu sampai Rp 52 juta (ada juga area lokapasar ini diisi 11 peserta yaitu Adorama), Ardiles Akyuwen & Friends, Bersoreria, Bursa Kamera, Ekta Imaging, Fenestra Imaging, LaSalle College Jakarta, Mahacaraka & Mahacharitra, PannaFoto Institute, Sekelakfoto serta Unobtainium. “Syukur-syukur bisa mewakili ranah fotografi di Indonesia dan ikut bursa di luar negeri,” terangnya. Gagasan itulah yang membuat Chris dan teman-teman IPF semangat untuk berjejaring dan membuat acara bursa foto terkemuka.